Wednesday, 5 February 2014

Portal Unri, Pertarungan dimulai


Assalamualaikum wahai Sodara-sodaraah!! Tidak terasa gue sudah akan menginjaki semester dewasa dalam dunia perkuli-kuliahan. Layaknya anak SD yang bahagia menjadi juara kelas gue juga sedang berbahagia, Eh bukannya berbahagia karena menempuh hidup baru ya, gue belum nikah, masih jomblo, tenang aja, oke?. Gue berbahagia karena Alhamdulillah IP gue naik, semoga kenaikan ini akan terus, terus, terus, terus .... kiri-kiri, Op! *Ini apaan sih malah jadi tukang parkir*

Jikalau siswa SD bahagia sekali memulai semester barunya, menikmati liburan semesternya, berbeda dengan kami, para MAHAsiswa keceh kampus gue ini, gue yang terutama(terutama kecehnya) karena setelah berakhirnya semester maka otomatis akan terbentuklah semester baru, membentuk semester baru tentu membutuhkan jadwal perkuliahan semseter baru, untuk membentuk jadwal semester baru itu, jikalau ingin jadwalnya menjadi keceh-keceh maka, maka diperlukan pertarung, pertarungan itu disebut.... ya ampun, bukan!! bukan pertarungan Mortal kombat, lu otaknya game mulu -..- Tapi pertarungan yang lebih mendewa, pertarungan antara hidup dan hidup, pertarungan tersebut adalah .. Mengisi Portal. Yap, Ini adalah pertarungan terbuka antar mahasiswa dan mahasiswa. Layaknya pertarungan para wanita merebut lelaki idamannya, pake cakar-cakaran!,  taburan bedak, coret-coretan eyeliner, bahkan sampai merah-merah berdarah, karena memakai lipstik warna merah darah ya, bukan tonjokan terus luka-luka berdarah Hahaa. Gaklah, gak seserem itu kali, gue lebay-lebayin aja itu, Hahaaaha.

Thursday, 2 January 2014

Nyunying: Bukan seekor kucing homo

            Lohaaaaah sodara! Kali ini gue bakalan ngenalin kalian sama lelaki tertampan yang sampai saat ini pergi meninggalkan gue dan meninggalkan kenangan yang tak bisa gue lupakan, lelaki itu bernama nyunying. Iya bukan nama manusia emang, toh emang bukan manusia, tapikan gue gak bohong dia emang lelaki dan soal tampan, tampan itu relatif, menurut gue dia tampan kok..... Well, sebenarnya namanya gak nyunying, tapi mak unyiang. Sial-..- dia laki-laki tapi dipanggil mak?! 

             Ya mau diapaain lagi itu nama dari mak gue(re:mama gue sebenarnya) mak gue emang hoby ngasih nama yang aneh, kaya.. nama gue, misalnya?. Nyunying ini entah adek atau kakaknya si bewe gue gak tau, yang penting mereka adalah saudaraan. Si nyunying ini anaknya si Abaf, cucunya Si Bady. Ya gue gak tau pasti benar atau gaknya silsilah keluarganya si nyunying itu karena gue gak pernah tes DNA mereka, hanya sebagai majikan mereka, gue yakin banget mereka adalah keluarga ditinjau dari warna bulu, bentuk ekor, dan perangai yang hampir sama, sama-sama matreeh!
            Dulunya waktu kecil, sinyunying ini dibawa dari jalanan halaman belakang oleh si bewe saudaranya. Bewe yang lincah banget, tukang salto 3 putaran(kadang lebih) ini suka banget main kerumah gue padahal waktu itu gue masih melihara si matreh Abaf. Lama kelamaan mak gue, papa gue dan adek-adek gue suka sama si bewe dan terpeliharalah si bewe dan tersingkirlah si Abaf. Hingga pada suatu hari datanglah bewe membawa sinyunying yang pendiam dan penakut itu bersama induknya. Nah, lama kelamaan induknya gak ada lagi main kerumah gue, dia hilang dan dikabarkan mati ditabrak mobil. Kasihan bewe&nyunying, mamanya telah tiada, bapaknya tak mau pula merawat mereka dan akhirnya gue yang ngambil hak asuh mereka 

            Gue yang ngerasa udah bosan banget melihara kucing yang warnanya kuning terus akhirnya menjadi pilih kasih dan lebih sayang kepada bewe. Faktor lain gue pilih kasih juga karena si nyunying itu pendiam, si bewe lincah minta ampun dan warnanya hitam putih kaya kucing gue dulu banget namanya manis, nah gue perkirakan mungkin si bewe adalah anak/cucunya si manis. Jatah makannya juga beda, bukan gue yang bedain emang si bewe lebih rakus daripada sinyunying, jadi jatah si bewe lebih banyak. Karena gue suka berebut kucing sama adek bungsu gue akhirnya kami memutuskan membagi hak asuh, bewe kucing gue, dan nyunying adalah kucing adek gue. Inti dari perjanjian asuh-mengasuh itu adek gue gak boleh ganggu bewe, gak boleh peluk bewe, nah gue juga seperti itu gak boleh blablablah juga sama si nyunying, tapi gue kakak itu hanya perjanjian saja fakta dilapangan tetap gue ganggu semuanya, Muahahahhaa.

Tuesday, 31 December 2013

Goodbye and Thank you 2013


Huaaaa!! Gak nyangka masih jomblo aja besok sudah 2014 aja. Siapa pula yang mempercepat waktu ini, rasanya perasaan baru kemaren melepas tahun 2011 didepan rumah bareng aulia ngeliat kembang api sambil si aulia melihat sang gebetannya dengan teganya lewat begitu saja bersama seorang wanita di tengah malam, TENGAH MALAM PULANG BARENG PEREMPUAN, Oh man! Gue ketawa keras saat itu, menit awal buat aulia adalah melihat sang gebetan pulang tengah malam bersama wanita, tapi sialnya tahun itu si aulia malah punya pacar dan gue yang jomblo, Shhhhit!. And now for welcome 2014, i’m just laying in my bed, no bonfire, no BBQ party, no firework and no boyfriend. Gue merasa udah mau dewasa aja, maka karena mau umur 20 di 2014 gue bakal menyambut 2014 dengan cara yang dewasa pula, yaitu tidur dengan James Blunt. Eh, maksud gue tidur sambil dengerin lagu James Blunt looh-..-

Sunday, 15 December 2013

Toh Ternyata Matematika Itu Bakat!

                Kali ini gue bakal bahas hal yang mengherankan bagi gue atau hal yang gak gue ngertiin, dimulai pada saat dosen statistik gue atau dosen matematika (entahlah sama aja toh statistik adalah matematika) membacakan hasil UTS kami, dimana yang ujiannya yang benar diatas 3 disebut dan dibawah 3 tidak disebut dan nama gue tidak di sebut. Bukan, bukan karena nama gue yang tidak disebut yang gue herankan, yang gue herankan adalah masukan-masukan dari bapak dosen atau nasehat atau apalah dari perkataan beliau yang panjang dikarenakan kesal atau kecewa karena lumyan banyak mahasiswanya yang gagal dalam ujian, di nasehatnya yang membahana ada satu hal yang membuat gue apaya, tercengang! beliau mengatakan ‘memang sebenarnya matematika itu bakat’. Nah! Lihatkan, dengar, baca! MATEMATIKA ITU ADALAH BAKAT! Terus, terus, ngapa juga gue belajar matematika, kalau matematika itu bakat, gue udah pasti gak punya bakat matematika. Lalu kenapa sepertinya sistem dunia ini memaksa gue belajar matematika, yang malah membuat gue menghabiskan waktu hanya untuk mempelajari dan mengerti sesuatu yang sama sekali bukan bakat gue. Kenapa sepertinya sistem tidak membiarkan saja orang-orang menghabiskan waktunya untuk menekuni bakat mereka sendiri.

Saturday, 23 November 2013

Ya, aku jatuh cinta padanya, tak perlu merinci alasannya, ini masalah kalbu, bukan akal -  Signora da vinci